Rabu, 09 Maret 2011

TEKNIK RAHASIA MASTER PS2

Kali ini kita membahas sebuah teknik yang mutlak dimiliki seorang gamer agar menjadi master di event tetapi sering di abaikan atau diremehkan. Bahasan ini sebenarnya udah kita ulas di rubrik sebelumnya, namun karena begitu banyaknya pertanyaan atau kasus yang sering di ajukan di blog ini baik via komentar diblog, facebook, sms, telepon serta media lainnya atau bahkan langsung datang di redaksi Black Tricks maka sebaiknya kita bahas kembali lebih jelas. Postingan ini juga mengisi kekosongan bahan untuk diposting, karena semua teknik dasar udah kita bahas lengkap diblog ini. Namun untuk trick ato tips yang lebih unik memang kita bahas perorangan via media-media tertentu antar gamer. Karena untuk menghindari gamer-gamer yang kurang bertanggung jawab atas koment-komentnya mengandung sara atau kurang sopan.
Banyak gamer yang mempermasalahkan tim-nya, dia cenderung pesimis dengan tim favoritnya yang biasa dia pilih. Itu dikarenakan seringnya dia pakai tim-nya lalu kekalahan juga sering dia alami. Lantas dia punya pikiran untuk cari ganti tim lainnya yang juga belum tentu menang bila dia pakai untuk mengalahkan lawan yang sering mengalahkannya. Sungguh ini bukan kesalahan anda dalam memilih tim melainkan teknik drible yang kurang se-level master. Lantas ada gamer yang mempermasalahkan tentang formasinya yang kurang solid terutama pertahanan. Baik kurang solidnya pertahanan dan serangan adalah disebabkan teknik drible yang kurang bagus diatas level master. Ada juga gamer yang merasa tenang dengan teknik yang dia miliki baik dalam formasi serangan ataupun pertahanan. Ketenangan itu disebabkan dia selalu menangan di antara teman2nya yang tekniknya biasa-biasa saja. Lalu saat event dia terkejut karena dia mudah dikalahkan dengan lawan-lawannya di event. Jadi kemenangan yang selama ini dia dapat karena memang lawan-lawan yang juga temennya-temennya memang kelas teri.

Dari semua permasalahan yang ada pada intinya mereka atau bahkan sahabat WE mania semua ini dikarenakan minimnya teknik drible yang dia kuasai atau masih dibawah level gamer-gamer yang biasa gentayangan di event2 WE. Memang kita semua bisa lakukan apa yang dinamakan drible, bahkan adik kita yang balita cukup diajarin kurang lebih 1 menit tentang drible pasti bisa. Tapi teknik drible yang kita maksud bukan teknik sekedar drible saja atau asal bisa bawa bola saja. Bahkan kita sendiri juga punya ini, teknik drible pasaran yang sekedar bisa bawa bola dan bila lawan mendekat cepat mengoper bola. Pengen tahu seberapa tinggi teknik drible seorang gamer? Amatilah di sebuah pertandingan temen-temen kita atau disebuah lomba. Bila gamer itu saat dapat bola lantas cepat oper lalu dapat bola lagi terus oper lagi saat lawan mendekat dan seterusnya maka sudah bisa dikatakan teknik driblennya rendahan. Gamer seperti ini takut bawa bola bila dihadang lawan. Teknik untuk melewati seorang lawan sangat minim sekali sehingga dia tidak mau ambil resiko maka dia putuskan mengopernya. Nah jelaslah gaya serangannya banyak dari sisi sayap dan bola-bola crossing jadi andalan. Serangannya jadi tidak komplek, sangat tergantung dari sisi sayap. Dia sangat kesulitan menebus bagian tengah untuk menusuk kedalam kotak penalty atau dari sayap menusuk ke tengah dengan teknik driblenya yang rendahan. Berikut ciri gamer yang berteknik drible rendahan :
1.Dia lebih suka menyerang dari sisi sayap saja karena disana tidak terlalu butuh drible tinggi, yang penting ada pemain sayap lolos cepat terobos maka kebahagiaanpun didapat.
2.Saat pemain sayap lolos dapat bola dia cepat crossing dari pada keburu lawan mendekat.
3.Kebahagiaannya saat dia berhasil meng-crossing bola sampai di tengah kotak penalty yang belum tentu jadi gol.
4.Dia lebih sering melakukan tembakan jarak jauh, karena jarak dekat masih memerlukan drible untuk masuk kotak.
5.Saat diserang dia kelabakan lihat lawanya bisa menusuk sampai kotak penalty dengan teknik drible diatas levelnya.
6.Dia akan kesulitan membaca drible lawan yang tinggi sehingga tackling jadi solusi.
7.Pikirannya bisa langsung terpukau bahkan langsung nge-fans dengan teknik drible lawannya dan tanpa disadari dia sudah kebobolan.
Kita tidak melarang untuk mengumpan, akan tetapi bila kita mengumpan bukan pada saatnya tentunya hasilnya tidak sempurna. Karena saat pemain kita lari mencari tempat berhaya akan terhenti saat kita memberinya umpan. Untuk itu cobalah dengan main lebih lama bawa bola lalu seringlah untuk melewati lawan. Usahakan pemain tengah sampai depan yang sering lama bawa bola. Karena biasanya pemain belakang akan sulit buat menggiring bola dengan manuver2 bahaya. Dengan seringnya kita berlatih drible melewati lawan makan teknik kita akan meningkat. Keuntungan lainnya adalah kita akan lebih tahu pergerakan2 pemain kita bila tidak keburu diberi umpan, karena biasanya pemain2 itu akan kita ketahui posisi2 berhayanya. Usahakan juga lebih sering drible didalam kotak penalty. Karena didalam sana tinggkat kesulitan lebih tinggi. Semakin kita berkutat pada resiko tinggi semakin peka manuver2 bahaya yang kita temukan.
Jika seorang gamer punya drible bagus maka sudah dipastikan saat dia bertahan mudah merebut bola dari lawan. Karena dia sendiri sudah biasa membaca arah drible lawannya. Itu dikarenakan saat dia sendiri bawa bola dan berhadapan dengan lawan dia memiliki jurus2 atau manuver2 mengecoh yang berbahaya. Sehingga saat dia bertahanpun dia sudah tidak asing dengan maneuver2 bahaya yang sering dilancarkan para gamer berlevel tinggi. Teknik ini bagai sebab akibat, Catat dan ingat ini.!
Inti dari pembahasan ini adalah, janganlah kita salah dalam mengenali kekurangan atau penyakit kita. Bila kita sakit jangan terburu minum obat perut. Kenali dulu penyakit kita atau kesalahan kita. Dengan begitu kita akan tahu obat apa yang paling akurat buat penyakit kita atau kekurangan kita. Begitu juga dalam winning eleven, penyakit kita ada dikurangnya drible jadi jangan obok-obok formasi atau keburu slalu ganti tim. Atau mungkin sahabat gamer ada yang memakai formasi Spank sekalipun, bila tidak didasari drible yang berteknik tinggi seperti doi maka formasi juara dunia itupun tak ada artinya.
Untuk teknik rumus dasar drible bisa anda temukan di rubik “Teknik Drible Yang Benar”. Jangan lupa untuk difahami lalu praktekkan dengan sabar. Selamat jadi gamer sekelas master…..!

Cara menggiring bola di sepakbola dengan lentur?


biasakan pemanasan sebelum mulai bermain karena memungkinkan otot-otot yang ada di tubuh akan terasa ringan,keringanan otot itulah yang dapat menggiring bola dengan lentur.. sering seringlah latihan fisik agar stamina terjaga, berlatihlah menggiring bola melewati rintangan rintangan zig zag, biasakan mendrible bola jarak kaki kita jangan terlalu jauh dari bola yang kita giring.biasakan menyertai gocekan(rajin mengutak utik bola), pantang menyerah , latihan sprint dan jangan lupa juga berdoa.

TIPS UMPAN MENGUMPAN 

1.Umpan yang baik adalah umpan yang akurat, berkecepatan tepat (tidak terlalu lembek dan tidak pula terlalu keras), tidak mudah dihadang atau ditangkap lawan, mudah diterima atau dikontrol oleh sasaran, dan kalau bisa tidak terbaca oleh lawan.
2.Gunakan teknik yang tepat untuk mengumpan. Umpan pendek biasanya dilakukan dengan bola bawah. Umpan panjang biasanya dilakukan dengan bola lambung, karena lebih keras (cepat) dan tidak mudah dipotong oleh lawan. Anda bisa juga mengumpan ke belakang tanpa berbalik dengan menggunakan tumit (heel pass) atau sol sepatu Anda.
3.Umpan-umpan pendek secara umum lebih menjamin tim kita bisa menguasai bola, karena bola bisa ditransfer secara akurat diantara para pemain tim kita. Akan tetapi untuk itu, tim kita harus memiliki lini tengah yang handal. Adapun umpan-umpan panjang memang bisa menghemat waktu akan tetapi kurang akurat (seringkali bolanya fifty-fifty) sehingga kurang menjamin tim kita bisa menguasai bola. Jika tim Anda kalah di lini tengah (bola sulit mencapai pertahanan lawan) maka giat melakukan umpan panjang dari belakang langsung ke depan merupakan pilihan yang baik. Hanya saja untuk itu tim Anda harus memiliki striker yang baik dan mesti didukung dengan formasi yang sesuai. Yang baik adalah jika tim Anda menggunakan umpan-umpan pendek dan umpan-umpan panjang sekaligus secara proporsional dan sesuai kebutuhan.
4.Jika Anda bisa mengumpan maka umpankanlah. Anda hanya boleh menggiring bola kalau kesulitan untuk mengumpan atau kalau dengan menggiring itu Anda yakin akan bisa mencetak gol. Ingatlah bahwa mengumpan dan menggiring itu memiliki tujuan utama yang sama yakni mentransfer bola dari satu titik ke titik yang lain, akan tetapi mengumpan itu lebih cepat – bola yang ditransfer dengan cara diumpan akan mencapai titik tujuan lebih cepat daripada jika digiring, seberapapun cepatnya giringan itu – dan lebih hemat energi. Sekali lagi, jangan banyak giring kalau Anda bisa mengumpankannya. Seringkali banyak giring hanya akan membuat serangan kita terpatahkan. Akan tetapi, baik juga bagi Anda untuk tidak tergesa-gesa mengumpan bola (asalkan Anda punya ruang untuk itu) dengan dua tujuan : 1) untuk mencari sasaran umpan yang paling baik, 2) untuk menciptakan konfigurasi yang lebih baik untuk kemudian mengumpan ketika konfigurasi yang lebih baik itu tercipta.
5.Jika sasaran umpan sedang berhenti maka berilah ia umpan di kakinya, namun jika sasaran umpan sedang berlari maka berilah ia umpan didepannya secara terukur. Demikian pula, mengumpan itu tidak selalu harus kepada sasaran (pass to player, pass to feet). Mengumpan juga bisa dilakukan kepada ruang kosong dengan harapan teman kita akan berlari ke arah bola (pass to space). Sekali lagi, mengumpan tidak harus kepada sasaran tetapi bisa juga ke ruang kosong yang tepat. Bahkan, seringkali mengumpan ke ruang kosong itu lebih baik daripada mengarahkan bola tepat ke sasaran umpan. Namun perlu diingat bahwa umpan Anda ke ruang kosong harus lebih mudah diterima oleh teman daripada lawan. Jangan bola fifty-fifty, apalagi yang lebih mudah diterima oleh lawan daripada teman.

6.Visi (pandangan) sangatlah penting. Pemain yang dituntut memiliki visi yang paling baik adalah playmaker. Berikan visi yang luas pada lapangan, lihat posisi para pemain di lapangan, pikirkan pola pergerakan yang akan tercipta, tentukan sasaran umpan yang paling baik, lalu umpankan bola. Bagilah dengan baik visi Anda antara bola dan lapangan. Semakin mahir seorang pemain, ia akan bisa memberikan visi yang lebih besar ke lapangan. Selama kita melakukan visi, pikirkan dengan cepat kemana harus mengumpan. Jangan terlalu lama berpikir karena lawan akan memanfaatkannya untuk menata konfigurasi mereka. Yang lebih baik adalah jika Anda sudah mengetahui apa yang akan Anda lakukan sebelum Anda menyentuh bola.
7.Setelah Anda mengumpan, segeralah berlari untuk mencari posisi yang paling tepat (prinsip pass and move). Jadi, setelah mengumpan jangan hanya diam dan bengong memandangi bola saja. Setidak-tidaknya, carilah posisi sehingga Anda bisa diberi umpan balik. Demikian pula, jika teman Anda sedang kesulitan untuk mengumpan maka carilah posisi yang baik agar teman Anda bisa mengumpankan bola kepada Anda (support).
8.Jika Anda memberi umpan kepada teman yang sedang ditempel (dibayangi) maka umpankanlah bola ke sisi yang paling aman, sehingga bola bisa dikuasai oleh teman kita tersebut sementara lawan yang sedang menempeli kesulitan untuk merebut bola.
9.Jangan biarkan bola terperangkap di daerah kelewat padat (overload). Manfaatkan lebar lapangan. Jika sayap kiri lapangan sedang overload, pindahkan bola ke sayap kanan lapangan. Bagus juga jika tim kita bisa menciptakan overload yang banyak diisi oleh para pemain lawan untuk kemudian segera memindahkan bola ke sisi lapangan yang lain.
10.Mengumpan tidak selalu harus ke depan atau menyamping lapangan, umpan juga bisa diberikan ke belakang jika itu memang baik untuk dilakukan. Mengumpan ke belakang lapangan bisa memberikan kesempatan kepada tim kita untuk menata konfigurasi, menarik lawan untuk mengurangi kepadatan (density) daerah mereka dan menarik mereka dari daerah pertahanan mereka. Bahkan mengumpan ke kiper seringkali dilakukan dalam keadaan terdesak atau kehilangan ide (ingat bahwa kiper memiliki visi yang sangat baik terhadap keseluruhan lapangan). Jika Anda mengumpan ke kiper, sebaiknya Anda tahu kaki mananya yang lebih baik. Jika misalnya kaki kanannya lebih baik maka berilah ia umpan di kaki kanannya tersebut. Namun, kalau Anda bisa mengumpan ke depan dan hal itu cukup prospektif untuk serangan, jangan mengumpan ke samping atau ke belakang karena akan memboroskan waktu.
11.Jika Anda melihat bahwa celah-celah mengumpan ke depan pada suatu bagian lapangan tidak prospektif, kembalikan bola ke bagian lapangan yang lain (ke samping atau ke belakang) untuk mendapatkan celah-celah ke depan yang lebih prospektif.
12.Jika tim lawan masih sulit untuk ditembus karena konfigurasi mereka masif dan menekan, maka untuk sekedar tetap menguasai bola, jangan tergesa-gesa untuk merangsek maju tetapi umpan-umpankanlah bola diantara para pemain kita di daerah yang jauh dari konsentrasi para pemain lawan (defensive passes). Hal ini akan memaksa para pemain lawan untuk bergerak dan akan memecah kemasifan konfigurasi mereka.
13.Umpan silang (crossing) merupakan umpan yang sangat sering menciptakan gol. Ketika Anda ingin melakukannya, Anda tidak harus yakin bahwa ada teman Anda di tengah yang akan menerima bola. Umpankan saja bola ke tengah tanpa terlalu ambil pusing apakah di tengah ada teman atau tidak. Ini sekaligus untuk mendidik bahwa jika ada seseorang dari tim kita yang berpeluang untuk melakukan crossing, maka harus ada teman yang bersiap di tengah untuk menyambut bola. Untuk itu, jika Anda ingin memberi isyarat kepada teman Anda untuk melakukan crossing maka lebih baik ucapkan kepadanya ”Tengahkan bola” daripada ucapan ”Umpankan silang” karena ucapan yang terakhir akan membuat teman Anda tersebut berpikir kepada siapa dia akan mengumpan, padahal yang penting adalah mengumpankan bola ke tengah begitu saja. Namun demikian, jika Anda bisa melihat posisi teman Anda yang ada di tengah, maka itu tentu lebih baik lagi. Dan dalam melakukan crossing, mengarahkan bola tegak lurus ke tengah lapangan atau sedikit ke belakang lebih baik daripada mengarahkan bola menyudut ke depan karena yang belakangan itu lebih sulit untuk dikontrol atau dieksekusi. Kebanyakan crossing dilakukan dengan bola lambung yang siap disundul langsung atau dieksekusi dengan tendangan volley ke gawang lawan (terutama jika sewaktu melakukan crossing Anda tidak yakin apakah di tengah ada teman Anda sehingga bola tidak terpotong oleh lawan).
14.Umpan terobosan (through pass) bisa dilakukan di dekat gawang lawan dengan cara melewatkan bola di belakang lawan yang sedang menghadang dan ada teman yang akan mengejar bola tersebut untuk dieksekusi.
15.Mengumpan kepada diri sendiri (pass to yourself) adalah mengumpankan bola ke ruang kosong di belakang lawan yang menghadang kemudian secepat kilat kita kejar sendiri. Sehingga, umpan ini bisa juga disebut sebagai ’umpan terobosan kepada diri sendiri’. Umpan ini biasanya dilakukan untuk melewati last defender. Umpan ini merupakan alternatif yang bisa Anda lakukan selain melewati lawan dengan tetap menggiring bola. Filosofi dari umpan ini adalah, lawan harus berbalik dulu sebelum berlari mengejar bola sementara Anda cukup berlari ke arah depan secepat-cepatnya. Disamping itu, Anda mengetahui momen sementara lawan tidak mengetahui momen. Akan tetapi Anda hanya boleh melakukan ini jika Anda bisa berlari lebih cepat daripada lawan yang menghadang. Untuk melakukan umpan ini, Anda bisa menggunakan bola bawah atau dengan mencungkil bola melewati kepala lawan yang menghadang (sombrero move).
16.Menerima umpan pada dasarnya ada tiga macam : 1) mengeblok bola, 2) menahan laju bola secara perlahan dengan menggerakkan bagian tubuh yang bersentuhan dengan bola searah dengan laju bola (trapping), dan 3) melewatkan dan mengejar bola. Jika Anda menerima umpan dengan teknik 1, pastikan bola memantul ke arah kemana Anda akan berlari membawa bola, atau ke ruang kosong, atau langsung ke teman Anda (mengumpan). Ini penting terutama jika bola melaju sangat keras. Trapping juga merupakan pilihan terbaik ketika bola melaju sangat keras.
17.Begitu Anda menerima umpan, biasakan untuk langsung berlari membawa bola terlebih dahulu (prinsip receive dan move), dan jika posisi Anda tidak baik maka bawalah bola ke posisi yang lebih baik (misalnya ke ruang yang lebih luas), sembari pikirkan saat yang tepat untuk mengumpan dan kepada siapa Anda memberikan umpan, lalu lakukanlah. Namun kadang-kadang Anda tidak punya cukup ruang untuk berlari setelah menerima umpan, sehingga yang harus Anda lakukan adalah langsung mengumpankannya kepada teman.
18.Jika teman Anda mengumpan ke ruang kosong dengan harapan Anda mengejar bola, maka Anda harus tanggap dan segera mengejar bola tersebut.
19.Pada ruang yang sempit, mengontrol bola dengan satu sentuhan (one touch) merupakan pilihan yang sangat baik. Pada ruang yang sempit, Anda jangan gugup dalam mengolah bola sepanjang Anda bisa melindungi bola dengan baik seraya mencari sasaran umpan yang tepat.
20.Dalam keadaan terdesak, mengumpan balik ke pemberi umpan merupakan pilihan yang sangat baik. Tentu saja sepanjang si pemberi umpan berada dalam posisi yang memungkinkan untuk itu.
21.Jika ada bola umpan menuju ke arah Anda tetapi Anda melihat ada teman sesudah Anda yang berada pada posisi yang lebih baik untuk menerima umpan tersebut ketika itu, maka Anda bisa berpura-pura mau menerima bola akan tetapi Anda ternyata melewatkan bola untuk langsung diterima teman Anda tersebut.

TRIK BOLA

BERMAIN BOLA CARA RONALDO
  latihan tiap hari. jadikan CR sbg panutan anda. terus ikutan team sepak bola yg ada didekat rumah. atau kamu bisa bikin team sendiri, buat latihan bareng atau sekedar ngumpul. latihan juga harusgiat dan tak patah 
semangat. butuh keringat tenaga dan waktu unutk mencapai itu semua. berlatihlah sama pakar. jika ada ketemu yg lebih jago dari anda jgn kecil hati tapi berbesar hati ternyata masih ada rintangan yg harus dilalui.

Bagaimana cara tendangan bebas yang baik untuk menjadikan goal?

1. letakkan bola ditempat yg se-nyaman mungkin, tidak jauh2 dari yang seharusnya pastinya :D, pastikan tanah tidak bergelombang...

2. mundur be2rapa langkah untuk mengambil posisi (jika kita memakai kaki kanan, mundur agak lebih ke kiri sedikit, dan sebaliknya)..
fokuskan pada 1 titik,.

3. saat berlari untuk menendang usahakan titik berat tubuh ada di bagian yg berlawanan. hal ini bisa dilakukan dengan mengangkat tangan yg berlawanan dgn kaki yg digunakan untuk menendang (c/o kaki kanan --> tangan kiri) setinggi bahu / pundak. cara ini persis seperti yg digunakan david beckham saat menendang. Dengan menambahkan berat badan, maka akurasi tendangan akan meningkat

4. Tendang dengan 2 pilihan bagian kaki:
1. Kaki bagian dalam jika jarak free kick nya kira2 15 -25 m, karena dgn bagian kaki ini biasanya kekuatan tendangan bola tidak sekuat dengan punggung kaki, tapi akurasinya bagus
2. Dengan punggun kaki jika ingin "shoot on goal" dan bukan umpan ke kotak pinalti. dengan metode ini, kekuatan tendangan bisa 10% bertambah

5.Lari sekuat tenaga jika anda merasa sudah menguasai teknik ini, karena dgn demikian anda telah menambahkan kekuatan tendangan. lari sedang2 saja jika memang masi ragu2

6.Rayakan goal anda!!!!

7.Klo ga2l jgn kecewa..That's Football:D



Bagaimana cara menendang bola dengan baik?


menendang bola dengan baik. pertama mungkin dari diri sendiri kita punya rasa ingin bisa menendang bola, setidaknya kita punya niat untuk melakukan sesuatu hal.
dan ini cara-cara yang bisa kita lakukan :
1. Ambil ancang-ancang yang nyaman untuk kita menendang bola.
2. jangan terlalu terburu-buru untuk menendang bola, dan fokuskanlah antara bola dengan kaki anda.
3. sering2lah latihan berat pada kaki. bisa juga dengan skotjump
4 dan jangan lupa sering-sering latihan.
5. latihan dengan menendang bola pada tujuan yang kita buat sendiri.


Teknik Kontrol


Kontrol adalah menghentikan bola yang sedang bergerak agar berada dalam penguasaan kita. Salah satu faktor lancar dan tidaknya permainan sepak bola juga ditentukan oleh tehnik ini. Karena jika kita tidak menguasai teknik ini, bola akan..... mudah lepas dari penguasaan kita dan itu berarti akan mempermudah lawan untuk merebut bola dari penguasaan kita. Kontrol bisa dilakukan dengan kaki, dada dan paha. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk melatih teknik ini adalah dengan cara membatasi pengontrol bola dengan lingkaran. Diameter lingkaran kira-kira 1 meter. Batas lingkaran bisa menggunakan bendera kecil atau benda lainnya. Kemudian, buat pemain berpasang-pasangan untuk melatih kontrol bola. Sebagai contoh pasangan pemain A dan B, serta pemain C dan D. Pemain A dan C bertugas melemparkan bola kepada pemain yang berada dalam lingkaran ( B dan D ). Pemain yang berada dalam lingkaran harus mengontrol bola dengan sebaik-baiknya dan bola tidak boleh keluar dari lingkaran. Usahakan kontrol dilakukan secara variatif dan harus sempurna. Pengontrol bisa menggunakan dada, paha atau kaki untuk mengontrol bola. Bagi pemain yang bertugas melempar bola juga harus variatif dalam melempar bola kearah yang berbeda-beda. Jika bola keluar dari lingkaran, maka harus berganti peran dengan pelempar. Latihan ini tampaknya sederhana, tapi akan sangat bermanfaat. Jika sudah semakin bagus, lemparan bola bisa dipercepat. Karena, dalam permainan sebenarnya, datangnya bola terkadang lambat, sering pula sangat cepat.


Heading Ball (Sundulan)

Heading adalah menanduk/menendang bola degan kepala atau dalam bahasa inggris disebut heading ball. Dalam permainan sepak bola, sundulan yang terarah sangat bermanfaat untuk mengawali serangan efektif, atau bahkan bisa menghasilkan gol. Latihan heading bisa dilakukan dengan banyak variasi, salah satunya adalah penguasaan bola dengan kepala. Tentu cara ini agak sulit, karena harus terus..... mempertahankan bola di udara. Namun, hal ini bukan mustahil untuk dilakukan. Jika sudah biasa dilakukan, latihan seperti ini akan menyempurnakan kemampuan heading. 

Contoh yang bisa dilakukan adalah kita membuata area latihan yang kira-kira cukup untuk bermain 2 tim, masing-masing tim terdiri dari 6 orang. Bola diawali dari lemparan pemain netral ke salah satu tim. Kemudian, tim itu harus berusaha menguasai dengan baik, jangan sampai terebut pemain lawan. Sundulan bola dari kepala ke kepala rekannya. Heading yang dilakukan tidak boleh sembarang heading, tapi harus bisa mengarah ke tempat yang dituju dengan arah yang baik. Jika bola jatuh atau terebut, maka penguasaan bola diganti tim lainnya. Begitu seterusnya. Kesulitan lambat laun akan berkurang. Itu artinya kemampuan mengarahkan sundulan semakin baik dan akan bermanfaat dalam permainan.

Kamis, 24 Februari 2011

Putri Titian Sesuai Mood
Jakarta, kasakusuk.com
Di usia yang sudah menapaki tahap dewasa, pesinetron Putri Titian masih sering terlihat tampil layaknya anak SMP. Postur tubuh yang kecil dan wajah imut memang masih mendukung Tian berlagak anak ABG. Namun sebagai perempuan, ia tak bisa menghindari keinginannya untuk berpenampilan layaknya wanita dewasa. Saat ditemui beberapa waktu lalu, Tian menjabarkan keinginannya tersebut, “Kadang ingin pakai longdress dengan rambut terurai. Tapi aku tetap nggak bisa ninggalin sisi kecil aku seperti rambut ikat kuda, pakai kaos warna-warni dengan celana pendek,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Meski ingin tampil lebih dewasa, namun dara kelahiran Palembang ini mengaku belum bisa menyimpulkan gayanya akan terus seperti itu. Hingga saat ini, Tian memang belum bisa menguasai situasi hatinya yang terkadang labil. “Aku suka berubah-ubah sesuai mood. Mau berpakaian dewasa ataupun childish ya tergantung moodnya.”
Keinginan Tian untuk tampil beda, terkadang masih harus terhalang oleh gaya hidupnya sehari-hari. Caranya bicara dan mengambil keputusan, seringkali didominasi pola pikir Tian saat dirinya masih di usia belasan. “Umur sudah sembilan belas tapi tetap aja kaya anak umur tiga belas. Masih belum bisa menghilangkan ceriwisku di umur tiga belas.” (hnn)

Kamis, 17 Februari 2011

Kamis, 25 Desember 2008








TIPS MENGGIRING BOLA

Disamping mengumpan, menggiring (dribbling) juga penting. Sebab, tidak selamanya Anda bisa mengumpan. Ketika Anda tidak menemukan teman yang bisa diumpan, Anda harus menggiring. Demikian pula ketika mengumpan akan berakibat offside, Anda bisa jadi harus menggiring. Menggiring pada dasarnya dibedakan menjadi dua: closed dribbling dan speed dribbling. Closed dribbling dilakukan dengan kontrol penuh atas bola, dilakukan ketika bola tidak benar-benar aman dari lawan kita. Pada closed dribbling, bola tidak boleh berada lebih dari 1 meter didepan kaki kita. Adapun speed dribbling hanya memiliki satu tujuan: kecepatan. Pada speed dribbling, kita menggiring bola dengan berlari secepat-cepatnya. Bisa dilakukan dengan menendang bola kedepan lalu kita kejar sekuat-kuatnya. Namun syaratnya, kita benar-benar bebas dari tekanan lawan.
Yang tidak bisa dipisahkan dari teknik menggiring adalah teknik menggocek (move). Menggocek dilakukan untuk menipu alias menghilangkan keseimbangan lawan atau sekadar untuk membuyarkan konsentrasi lawan.
Bagaimana menggiring dan menggocek yang baik, berikut ini beberapa tips praktis untuk itu.
Pertama: Jika Anda ingin membawa bola dengan cepat ke daerah kosong (tidak ada lawan), lakukanlah speed dribbling yakni dengan menendang bola lalu mengejarnya. Namun jika Anda membawa bola di sekeliling lawan, lakukanlah closed dribbling yakni dengan senantiasa menjaga agar bola tidak lebih dari setengah meter di depan Anda. Dalam melakukan closed dribbling, jangan menambah kecepatan dengan cara memperlebar langkah kaki Anda atau mendorong bola lebih jauh ke depan, akan tetapi tingkatkanlah frekuensi langkah kaki Anda.
Kedua: Jangan terlalu banyak menggiring di sepertiga lapangan Anda. Anda boleh lebih leluasa menggiring di sepertiga lapangan lawan.
Ketiga: Sewaktu menggiring, jika lawan membayangi Anda dari samping maka teknik berbalik (turning) seringkali bisa membantu Anda mengecohnya.
Keempat: Ketika Anda membawa bola dan ada lawan di depan Anda, sangat baik jika Anda tidak tergesa-gesa mengumpankan bola padahal Anda masih jauh darinya. Giringlah bola terlebih dahulu mendekati sang lawan, dan pada saat yang seakhir mungkin umpankanlah bola kepada teman. Dengan demikian, sang lawan pasti akan terlambat untuk bisa mengantisipasi bola tersebut. Namun, jika Anda terlambat dalam mengumpan maka sangat mungkin lawan akan bisa merebut bola dari kaki Anda.
Kelima: Sewaktu menggiring, jika lawan menghadang di depan Anda maka umpankanlah bola kepada teman atau lewatilah lawan yang menghadang tersebut. Terdapat banyak teknik untuk melewati lawan, yang pada prinsipnya adalah menjadikan lawan sulit bergerak mengejar bola, mati langkah, salah antisipasi, atau kehilangan keseimbangan. Diantara teknik-teknik tersebut adalah matthews move, menggunting (scissors move), step over, cruyf move, melewatkan di bawah kedua kaki lawan (nutmeg move), berpura-pura mau menendang (fake kick), berputar (spin move), mencungkil bola (sombrero move) dan elastico move.
Keenam: Anda boleh kehilangan bola asalkan mendapatkan ganti yang pantas untuk itu, seperti tendangan pojok, tendangan bebas, lemparan kedalam, atau bahkan tendangan penalti.
Ketujuh: Menggiring bisa dilakukan ke arah mana saja, termasuk ke arah belakang jika dianggap perlu, misalnya untuk mencari dan menciptakan konfigurasi yang lebih baik.
Kedelapan: Jika teman Anda yang sedang menggiring bola berada dalam kesulitan, segeralah datang membantu dengan cara mengambil posisi yang tepat untuk bisa diberi umpan.
Kesembilan: Anda bisa menciptakan ruang bagi teman Anda untuk menerima umpan secara leluasa dengan cara menggiring bola yang Anda kuasai sedemikian sehingga tercipta ruang itu atau dengan memancing lawan mengejar Anda sementara Anda menciptakan ruang bagi teman-teman Anda ketika itu. Namun, ini hanya disarankan jika Anda terampil dalam menggiring.
Kesepuluh: Para pemain yang bisa menggiring paling baik disarankan untuk di tempatkan di sayap, dengan harapan bisa menyibukkan para pemain lawan sehingga tercerabut ke tepi lapangan dan terciptalah ruang yang longgar di tengah lapangan.

ronaldo

Kamis, 25 Desember 2008








TIPS MENGGIRING BOLA

Disamping mengumpan, menggiring (dribbling) juga penting. Sebab, tidak selamanya Anda bisa mengumpan. Ketika Anda tidak menemukan teman yang bisa diumpan, Anda harus menggiring. Demikian pula ketika mengumpan akan berakibat offside, Anda bisa jadi harus menggiring. Menggiring pada dasarnya dibedakan menjadi dua: closed dribbling dan speed dribbling. Closed dribbling dilakukan dengan kontrol penuh atas bola, dilakukan ketika bola tidak benar-benar aman dari lawan kita. Pada closed dribbling, bola tidak boleh berada lebih dari 1 meter didepan kaki kita. Adapun speed dribbling hanya memiliki satu tujuan: kecepatan. Pada speed dribbling, kita menggiring bola dengan berlari secepat-cepatnya. Bisa dilakukan dengan menendang bola kedepan lalu kita kejar sekuat-kuatnya. Namun syaratnya, kita benar-benar bebas dari tekanan lawan.
Yang tidak bisa dipisahkan dari teknik menggiring adalah teknik menggocek (move). Menggocek dilakukan untuk menipu alias menghilangkan keseimbangan lawan atau sekadar untuk membuyarkan konsentrasi lawan.
Bagaimana menggiring dan menggocek yang baik, berikut ini beberapa tips praktis untuk itu.
Pertama: Jika Anda ingin membawa bola dengan cepat ke daerah kosong (tidak ada lawan), lakukanlah speed dribbling yakni dengan menendang bola lalu mengejarnya. Namun jika Anda membawa bola di sekeliling lawan, lakukanlah closed dribbling yakni dengan senantiasa menjaga agar bola tidak lebih dari setengah meter di depan Anda. Dalam melakukan closed dribbling, jangan menambah kecepatan dengan cara memperlebar langkah kaki Anda atau mendorong bola lebih jauh ke depan, akan tetapi tingkatkanlah frekuensi langkah kaki Anda.
Kedua: Jangan terlalu banyak menggiring di sepertiga lapangan Anda. Anda boleh lebih leluasa menggiring di sepertiga lapangan lawan.
Ketiga: Sewaktu menggiring, jika lawan membayangi Anda dari samping maka teknik berbalik (turning) seringkali bisa membantu Anda mengecohnya.
Keempat: Ketika Anda membawa bola dan ada lawan di depan Anda, sangat baik jika Anda tidak tergesa-gesa mengumpankan bola padahal Anda masih jauh darinya. Giringlah bola terlebih dahulu mendekati sang lawan, dan pada saat yang seakhir mungkin umpankanlah bola kepada teman. Dengan demikian, sang lawan pasti akan terlambat untuk bisa mengantisipasi bola tersebut. Namun, jika Anda terlambat dalam mengumpan maka sangat mungkin lawan akan bisa merebut bola dari kaki Anda.
Kelima: Sewaktu menggiring, jika lawan menghadang di depan Anda maka umpankanlah bola kepada teman atau lewatilah lawan yang menghadang tersebut. Terdapat banyak teknik untuk melewati lawan, yang pada prinsipnya adalah menjadikan lawan sulit bergerak mengejar bola, mati langkah, salah antisipasi, atau kehilangan keseimbangan. Diantara teknik-teknik tersebut adalah matthews move, menggunting (scissors move), step over, cruyf move, melewatkan di bawah kedua kaki lawan (nutmeg move), berpura-pura mau menendang (fake kick), berputar (spin move), mencungkil bola (sombrero move) dan elastico move.
Keenam: Anda boleh kehilangan bola asalkan mendapatkan ganti yang pantas untuk itu, seperti tendangan pojok, tendangan bebas, lemparan kedalam, atau bahkan tendangan penalti.
Ketujuh: Menggiring bisa dilakukan ke arah mana saja, termasuk ke arah belakang jika dianggap perlu, misalnya untuk mencari dan menciptakan konfigurasi yang lebih baik.
Kedelapan: Jika teman Anda yang sedang menggiring bola berada dalam kesulitan, segeralah datang membantu dengan cara mengambil posisi yang tepat untuk bisa diberi umpan.
Kesembilan: Anda bisa menciptakan ruang bagi teman Anda untuk menerima umpan secara leluasa dengan cara menggiring bola yang Anda kuasai sedemikian sehingga tercipta ruang itu atau dengan memancing lawan mengejar Anda sementara Anda menciptakan ruang bagi teman-teman Anda ketika itu. Namun, ini hanya disarankan jika Anda terampil dalam menggiring.
Kesepuluh: Para pemain yang bisa menggiring paling baik disarankan untuk di tempatkan di sayap, dengan harapan bisa menyibukkan para pemain lawan sehingga tercerabut ke tepi lapangan dan terciptalah ruang yang longgar di tengah lapangan.

Ahmad Bustomi Menuju Real Madrid


Ahmad Bustomi Menuju Real Madrid

Satu lagi kebanggaan dan pamor tinggi untuk Arema Indonesia. Salah satu pilar Arema yang juga pemain Timnas Indonesia, Ahmad Bustomi mendapatkan kesempatan untuk datang ke markas klub raksasa Spanyol, Real Madrid bersama empat rekan timnas lainnya.
Empat pemain tim nasional Indonesia termasuk Bustomi mendapatkan field trip dari PT Dua Kelinci selaku sponsor resmi Real Madrid di Indonesia. Field trip ini adalah sebuah tiket menyaksikan pertandingan Real Madrid secara langsung di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol.
Keempat pemain Timnas yang beruntung ini mendapat sponsor untuk berangkat ke Madrid. Selain empat pemain Timnas itu, juga akan memberangkatkan 12 pemenang undian yang beruntung dalam acara Indonesia Menggiring Bola di Jakarta.
Ahmad Bustomi bersama Luis Figo
"Semoga program ini bermanfaat bagi kami semua. Kami juga bisa langsung melihat permainan gaya Eropa", kata Bustomi saat jumpa pers di Lapangan Plaza Area Soemantri Brodjonegoro, kemarin.
Gelandang Arema ini datang mewakili tiga rekannya yang berhalangan hadir dalam acara jumpa pers tersebut. Okto di Papua untuk memperkuat Sriwijaya FC, M. Nasuha tampil bersama Persija dan Utina baru operasi lutut.
Sayangnya hingga saat ini, belum ada kepastian jadwal keberangkatan Bustomi cs ke Madrid. Pasalnya, pihak sponsor harus menyesuaikan dengan jadwal empat pemain ini. Baik jadwal di klub maupun timnas.
"Saya belum tahu pasti, kapan berangkat. Itu baru rencana ke Madrid dan untuk kepastiannya saya masih belum tahu. Nanti kalau sudah pasti, saya kabari", terang Bustomi kepada Malang Post, kemarin sore.
Perihal kehadirannya di Jakarta, pemain yang pernah memperkuat Persema ini mengaku sengaja datang memakili rekan-rekannya. Itu juga terkait dengan acara Indonesia Menggiring Bola, Minggu (30/1) pagi ini. Acara tersebut juga mendatangkan mantan pemain Real Madrid, Luis Figo. Gelandang asal Portugal yang sudah berada di Indonesia sejak Jumat (28/1) ini pun hadir dalam acara jumpa pers, kemarin siang.
"Sekarang (kemarin, Red.) saya di Jakarta, karena besok pagi (pagi ini, Red.) ada acara Indonesia Menggiring Bola di Silang Barat Monas bersama Luis Figo", sebut Bustomi yang tampaknya mendapatkan kesempatan untuk mendampingi Luis di acara tersebut. Sementara itu, Figo dalam kesempatan jumpa pers kemarin mengomentari perkembangan sepakbola Indonesia, khususnya Timnas Indonesia yang baru tampil di ajang Piala AFF 2010 lalu.
"Sepakbola Indonesia jauh lebih baik, cuma sayangnya kemarin kalah dengan Malaysia. Kami berharap ke depannya timnas (Indonesia) bisa menjadi lebih baik", ungkap pemain yang pernah menjadi andalan Inter Milan dan Rela Madrid ini.
Menurut juru bicara PSSI Tubagus Adi, field trip ke markas Real Madrid dari Dua Kelinci patut diapresiasi tinggi. Ia menilai, hal itu sebagai bentuk dukungan terhadap dunia persepakbolaan nasional. "Dengan dicapainya kerja sama PT Dua Kelinci dan Real Madrid, kami dari PSSI akan membuat kesepakatan dalam merumuskan pengiriman pemain ke Real Madrid," katanya.
Dua Kelinci adalah salah satu produsen makanan ringan terkemuka di Indonesia yang berasal dari Pati, Jawa Tengah. Perjanjian kerja sama Real Madrid dengan Dua Kelinci telah ditandatangani di Madrid pada Agustus 2010. Dalam acara itu, hadir sejumlah pejabat manajemen Real Madrid dan Presiden Direktur PT Dua Kelinci Hadi Sutiono serta Direktur PT Dua Kelinci Edwin Sutiono.